Program Energi
Program Energi menjadi pilar utama dalam pelaksanaan Desa Energi Berdikari (DEB) USU. Melalui program ini, Sobat Bumi Medan berupaya menghadirkan solusi nyata terhadap permasalahan produktivitas di Desa Sei Nagalawan dengan menerapkan teknologi energi terbarukan yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Fokusnya tidak hanya pada pembangunan infrastruktur energi, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat agar mampu mengelola dan merawat teknologi tersebut secara mandiri. Upaya ini menjadi wujud nyata kontribusi terhadap SDGs poin 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) dan SDGs poin 9 (Infrastruktur, Industri, dan Inovasi).
Energi 1.0: Pembangunan Fasilitas Greenhouse
Kegiatan ini diawali dengan pembangunan greenhouse yang difungsikan sebagai sarana pengeringan kerupuk ikan hasil produksi UMKM setempat. Greenhouse dirancang khusus untuk mengatasi hambatan pengeringan yang selama ini bergantung pada cuaca, serta untuk mencegah kontaminasi dari debu dan serangga. Inovasi ini memberikan lingkungan yang lebih higienis, efisien, dan stabil bagi proses produksi, sehingga meningkatkan kualitas serta daya saing produk desa.
Energi 2.0: Penginstalasian Fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)
Tahap berikutnya adalah penginstalasian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 1.000 WP. Sistem ini mampu menghasilkan energi sekitar 2,4 kWh per hari dan digunakan untuk mengoperasikan kipas, pemanas, serta penerangan di area greenhouse. Kehadiran PLTS tidak hanya menekan biaya operasional, tetapi juga memperkuat kemandirian energi masyarakat sekaligus mendukung transisi menuju energi bersih di pedesaan.
Energi 3.0: Pembentukan dan pelatihan kelompok EBT (Kolaborasi dengan Program Edukasi)
Sebagai langkah keberlanjutan, DEB Sobat Bumi USU membentuk kelompok penanggung jawab energi terbarukan (EBT) di bawah naungan Komunitas Koperasi Muara Baimbai. Melalui pelatihan teknis yang komprehensif, kelompok ini dibekali kemampuan untuk melakukan pemeliharaan dan pemecahan masalah pada sistem PLTS dan greenhouse. Dengan serah terima tanggung jawab yang telah terlaksana 100%, desa kini memiliki tim mandiri yang siap menjaga keberlangsungan fasilitas energi terbarukan untuk jangka panjang.


