Program Ekonomi
Program Ekonomi dalam Desa Energi Berdikari (DEB) USU berfokus pada peningkatan kapasitas dan kemandirian pelaku UMKM Muara Baimbai di Desa Sei Nagalawan melalui pemanfaatan energi terbarukan dan inovasi bisnis berkelanjutan. Dengan menggabungkan teknologi, pelatihan, dan pendampingan, program ini membantu masyarakat setempat untuk memperkuat rantai produksi, memperbaiki kualitas produk, serta memperluas jangkauan pasar. Inisiatif ini mendukung pencapaian SDGs poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) serta poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), dengan menempatkan masyarakat desa sebagai aktor utama dalam pengembangan ekonomi hijau.
Ekonomi 1.0: Efisiensi Produksi UMKM dengan Pemanfaatan Green House
Tahap pertama program ekonomi dimulai dengan pelatihan efisiensi produksi bagi UMKM Muara Baimbai, yang selama ini menghadapi kendala pada proses pengeringan kerupuk ikan. Sebelumnya, proses tradisional membutuhkan waktu 2–3 hari dan rentan terhadap cuaca, debu, serta kontaminasi serangga. Melalui adopsi teknologi greenhouse berbasis energi surya, pelaku UMKM diajarkan cara memanfaatkan sistem kipas dan pemanas dari PLTS untuk mempercepat proses pengeringan hingga dua kali lipat lebih cepat dan higienis. Kegiatan ini juga mencakup simulasi penataan area produksi dan perhitungan efisiensi biaya. Hasilnya, proses produksi menjadi lebih cepat, bersih, serta mendukung kelayakan sertifikasi halal.
Ekonomi 2.0: Meningkatkan Kualitas Produk untuk Keunggulan Pasar
Setelah peningkatan efisiensi produksi, tahap kedua berfokus pada peningkatan nilai tambah dan daya saing produk. Melalui pelatihan dan workshop, pelaku UMKM dilatih untuk mengembangkan kemasan yang menarik, membangun branding produk, serta memahami strategi pemasaran digital. Local hero, Ibu Jumiati, berperan aktif dalam mengawasi pemanfaatan greenhouse dan menjadi penghubung antara tim pelaksana dan pelaku UMKM. Dengan peningkatan kualitas kemasan dan citra produk, kerupuk ikan Muara Baimbai kini memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di pasar lokal dan regional.
Ekonomi 3.0: Meningkatkan Daya Saing UMKM Dengan Strategi Pemasaran Efektif
Tahap ketiga berfokus pada transformasi digital pemasaran UMKM agar produk desa mampu menembus pasar modern. Melalui pelatihan digital marketing, peserta dibimbing untuk memanfaatkan media digital seperti Website, Instagram, Facebook, dan TikTok sebagai sarana promosi produk secara kreatif dan efektif. Pendekatan ini membantu pelaku usaha memahami perilaku konsumen digital, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan penjualan. Selain itu, kegiatan ini mendorong keberlanjutan usaha melalui penggunaan platform e-commerce, sehingga produk lokal dapat dikenal lebih luas dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.


