Desa Energi Berdikari
Desa Energi Berdikari Sobat Bumi
Merupakan sebuah program yang digagas oleh Pertmaina Foundation sebagai wadah dedikasi penerima Beasiswa Permaina Foundation Sobat Bumi untuk menuangkan ide gagasan dan inovasi energi terbarukan untuk dapat diimplementasikan di desa binaan Pertamina atau desa dampingan Perguruan Tinggi. Hingga saat ini sudah terdapat 10+ desa lainnya yang telah menjakankan program Desa Energi Berdikari SoBi ini.
Tujuan Program DEB SoBi
- Membangun jiwa sobat bumi para penerima Beasiswa Pertamina Foundation Sobat Bumi.
- Memfasilitasi kegiatan inovasi Energi Baru Terbarukan.
- Pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan berkelanjutan.
- Pengorganisasian, pendampingan dan praktik perilaku ramah lingkungan.
- Kemudahan akses energi dan harga energi yang terjangkau masyarakat.
4 Fokus Area DEB SoBi (4E)

Desa Energi Berdikari Universitas Sumatera Utara
Desa Energi Berdikari Universitas Sumatera Utara (DEB USU), atau yang dikenal juga sebagai DEB Sobat Bumi, merupakan inisiatif yang diselenggarakan oleh Sobat Bumi Medan—organisasi penerima Beasiswa Pertamina Foundation Sobat Bumi yang berasal Universitas Sumatera Utara. Program ini merupakan bentuk dedikasi para penerima Beasiswa Sobat Bumi dalam menuangkan ide, gagasan, dan inovasi di bidang energi terbarukan yang dapat diimplementasikan di desa binaan Pertamina atau desa dampingan perguruan tinggi.
Program ini berfokus pada pengembangan energi terbarukan berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai solusi berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas dan kemandirian ekonomi masyarakat, melestarikan lingkungan dan alam, serta mengedukasi masyarakat.
Desa Sei Nagalawan
Program ini dilaksanakan di Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Desa ini dikenal dengan potensi perikanannya, khususnya produksi kerupuk ikan, yang menjadi sumber utama penghidupan masyarakat. Namun, proses produksi tradisional masih bergantung pada penjemuran manual yang lambat, bergantung cuaca, dan kurang higienis, sehingga membatasi produktivitas serta peluang sertifikasi halal. Di sisi lain, Sei Nagalawan memiliki potensi besar sebagai kawasan pesisir dengan ekosistem mangrove yang luas dan sumber daya alam melimpah. Melalui program DEB USU, potensi ini diolah menjadi kekuatan baru untuk menciptakan desa mandiri energi, tangguh secara ekonomi, dan berdaya secara lingkungan.

